Ustadz abdullah hadrami –  etika muslim : bab etika berdo’a (1-5)

Rabu,  25 jumadal ula 1438  H,  22 Februari 2017,

Etika Seorang muslim bab etika berdo’a

Do’a adlah termasuk ibadah  dan Allah sangatenganjurkan bagi kita untuk berdoa 

Dalam Surah al ghafir

“dan rabmu berfirman berdoalah kamu,  maka pasti aku kabulkan”

Do’a itu ada 2 macam,  doa ibadah yaitu segala ibadah yang kita lakukan dan doa masalah yaitu doa permintaan 

Dalam surah al baqarah 186:

“Dan apabila bertanya kepadamu tentang Aku,  sesungguhnya Aku dekat ”

Allah akan Mengabulkan doa seorang hamba apabila ia memenuhi haknya Allah

Dalam suatu hadits” doa itu adlah ibadah”

Mengapa kita berdoa karena kita menyakini bahwa Allah itu ada

Dalam hadits yang lain,  “sesungguhnya rabmu yang mahal suci itu maha malu dan maha lomman,  apabila hamba ya berdoa namun tidak dikabulkan” 

Saat berdoa kita di Sunnah kan untuk mengangkat tangan,  namun tidak semua doa kita di sunnah untuk mengangkat tangan,  seperti saat kita sujud,  tasyahud akhir dan lainnya. Jadi apabila ada masalah maka kembalikan kepada hukum awal yaitu mengangkat tangan. 

Point pertama 

Terlebih dahulu sebelum berdoa memuji Allah dan kemudian bershalawat kpd nabi

Hadits…… 

Dan saat selesai berdoa juga diakhir dengan shalawat dan memuji muji Allah

Mengapa demikian karena dengan bershalawat doa kita akan di kabulkan 

Bagaimana apabila kita saat sujud maka sama

Point kedua

Mengakui dosa dosa,  khusu’,  dengan penuh harap dan cemas

Al anbiyya ayat.. 

Do’a nabi… 

Do’a sujud…. 

Point ketiga

Bermuda sebelum berdoa,  menghadap kiblat dan mengangkat tangan saat berdoa 

Hadits…  Mengangkat tangan…. 

Berwudhu disini tidak memiliki keharusan namun hal ini lebih afdhol

Ada 4 hal yang di anjuran kita untuk memotong bagian ditunuh kita yaitu bulu ketiak,  bulu kemaluan,  kuku,  dan memendekkan kumis

Point keempat

Benar benar meminta dengan sangat dan berbuat tekat dalam memohon 

Penjelasan… 

Do’a ada beberapa macam,  yaitu 

doa permintaan yang pasti baiknya seperti meminta barokah,  sehat,  taat,  tawa.  Dahulu salaf us shaleh meminta kepd Allah seperti anak kecil

dan permintaan yang belum pasti baiknya yaitu seperti masalah jodoh, kita berdoa dengan cara meminta kpd Allah kebaikan dari hal tersebut dan apabila buruk bagi kita semoga dijauhkan 

Istikharah tidak selalu menunggu kamantapan hati dan hati kita harus dalam keadaan netral bukan condong kesebelah Pihak yg kita inginkan,  dan Istikharah tidak selalu ditunjukkan dengan mimpi

Maka usahakan segala sesuatu hal yang akan kita lakukan dan  putuskan dengan shalat Istikharah 

Poin kelima

Menghindari doa keburukan bagi diri sendiri,  keluarga,  anak,  istri dan harta

Hal ini biasanya terjadi disaat seseorang dalam kondisi emosi,  maka saat kondisi tersebut kita tetap berdoa yang baik karena ditakutkan apa yang kita ucapkan  akan dikabulkan







di baca (16) kali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *