Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir

Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir ( oleh Ustadz Zahid Hadromi)

….
Bolehkah aku (Musa) mengikutimu ya Nabi khidir. lalu beliau berkata “kamu tidak akan sabar” hal ini karena Allah memberikan mukjizat kepada beliau dan semua ini karena kehendak Allah. namun karena ingin tetap memiliki ilmu maka nabi musa tetap mengikuti beliau. lalu di mulai lah kisahnya. kisah pertama beliau bertemu dengan perahu, lalu nabi khidir melubangi pearahu tersebut, namun nabi musa tidak sabar. Namun ada 3 pendapat tentang hal ini (tentang tidak sabarnya Nabi Musa) ….. selanjutnya Nabi khidir melanjutkan perjalanan dan bertemu dengan seorang anak laki-laki lalu membunuhnya, …, lalu nabi musa berkomentar lagi ” apakah kamu membunuh jiwa yang bersih, tanpa ada kesalahan, tidak membunuh orang lain” lalu Nabi khidir berkata lagi “aku sudah mengatakan kamu tidak akan sabar”, dan beliau berkata sekali lagi ” apa bila sekali lagi engkau (Musa) bertanya sebelum aku menjelaskan maka jangan engkau mengikuti ku lagi”. Kemudian Beliau melanjutkan perjalanan di suatu negeri, namun tidak seorangpun yang mau menjamunya, lalu mereka pergi dari neferi tersebut, namun saat di jalan nabi khidir melihat ada tembok rumah yang miring hampir roboh, lalu nabi musa tidak sabar dan bertanya ” mengapa engkau memperbaiki dinding rumah di negeri yang tidak satupun mau menjamu kita” lalu nabi khidir berkata ” sudah sampai sini engkau mengikutiku”. Bagaimana kisah selanjutnya silahkan simak rekaman kajian berikut….
…….

Di antara Faedah dari kisah ini adalah
1. Anjuran untuk Jangan Pernah lelah dalam menuntut ilmu hingga kita meninggal
Faedah hadir di majelis ilmu
a. Mendapatkan ringkasan ilmu dari para ulama
b. Kita akan lebih mudah mendapatkan penjelasan dari sesuatu yang kita tidak mengerti dari buku yang kita baca
c. Kita Belajar Adab dan Akhlak dari ‘Alim Ulama, Ustadz atau Syaikh yang mengisi majelis
2. Anjuran untuk sabar dalam menuntut ilmu
3. Anjuran untuk tawadu’
di kutib dari ketawadu’an nabi musa yang belajar kepada Nabi khidir, padahal beliau kedudukannya lebih tinggi dari Nabi Khidir, karena nabi musa Langsung di ajak bicara oleh Allah

di baca (0) kali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *